SMA Negeri 1 Denpasar

BERITA

Siswa SMAN 1 Denpasar Raih Gelar Runner Up IV Teruni Denpasar 2026: Buktikan Dedikasi Melampaui Batas Usia

Admin
Prestasi
SMA Negeri 1 Denpasar
Memuat gambar... Siswa SMAN 1 Denpasar Raih Gelar Runner Up IV Teruni Denpasar 2026: Buktikan Dedikasi Melampaui Batas Usia

Kabar membanggakan kembali datang dari keluarga besar SMA Negeri 1 Denpasar (Smansa). Salah satu siswi terbaiknya, I Gusti Ayu Kalinda Bella dari kelas XI.11, berhasil menorehkan prestasi gemilang dalam ajang pemilihan bergengsi Teruna Teruni Denpasar (TTD) 2026. Pada malam Grand Final yang berlangsung meriah, Bella resmi menyandang gelar Runner Up IV Teruni Denpasar 2026.

Perjalanan Bella menuju panggung kota tidaklah instan. Semuanya bermula dari ajang internal sekolah, TBTJ SMANSA. Menariknya, Bella mengaku bahwa awalnya ia adalah sosok yang pendiam dan tidak akrab dengan dunia public speaking maupun seni pertunjukan.

"Awalnya saya mengikuti (TBTJ) karena sebuah keharusan. Namun, setelah meraih Runner Up I di tingkat sekolah, saya menyadari bahwa satu-satunya cara untuk berkembang adalah dengan keluar dari zona nyaman," ungkap Bella. Prinsip inilah yang kemudian membakar semangatnya untuk melaju ke tingkat yang lebih tinggi.

Sebagai siswa SMA, membagi waktu antara kewajiban akademik dan rangkaian seleksi TTD yang padat bukanlah perkara mudah. Sejak awal Januari, Bella menjalani rutinitas intensif, termasuk mentoring setiap hari selepas pulang sekolah hingga malam hari.

Tantangan terbesar bagi Bella justru terletak pada penyesuaian budaya. Sebagai sosok dengan latar belakang multikultural yang sebelumnya kurang terekspos pada budaya daerah, ia harus belajar dari nol, mulai dari membuat daksina, membaca pidarta (pidato bahasa Bali), hingga berlatih opening dance. Namun, berkat dedikasi tinggi, keterbatasan itu berubah menjadi rasa cinta yang mendalam terhadap budaya dan bahasa Bali.

Selama masa karantina hingga final, Bella membawa visi untuk menjadi pribadi yang terus berkembang tanpa kehilangan jati diri. Ia ingin membuktikan bahwa ambisi dan passion mampu melampaui batasan umur maupun pengalaman.
"Bagi saya, peran generasi muda dalam pelestarian budaya sangat besar. Kita bisa menggunakan media sosial untuk menjadi trendsetter atau menciptakan 'FOMO' positif terhadap budaya lokal, sehingga semangat Yowana di Denpasar kembali hidup," tambahnya.



Keberhasilan ini tidak diraih sendirian. Bella menekankan betapa pentingnya dukungan dari rekan seperjuangannya, Yumas dan Stephane, yang juga merupakan perwakilan dari Smansa. Baginya, mereka bukanlah kompetitor, melainkan support system yang saling menguatkan hingga titik akhir.

Meskipun meraih gelar juara, Bella tetap rendah hati. Ia memandang gelar Runner Up IV ini sebagai amanah besar untuk membawa nama baik sekolah. "Gelar bukan tujuan utama, yang jauh lebih penting adalah proses dan pengetahuan yang saya dapatkan. Hal itu membentuk saya menjadi pribadi yang lebih siap ke depannya," pungkasnya.

Pihak sekolah menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada I Gusti Ayu Kalinda Bella atas prestasi ini. Semoga semangat pantang menyerah Kalinda menjadi inspirasi bagi seluruh siswa Smansa untuk berani mencoba hal baru dan berprestasi di bidang apapun.
Selamat, Kalinda! Smansa Bangga!