SMA Negeri 1 Denpasar

BERITA

Sabet Medali Emas di Thailand, I Putu Agnan Prayudha Harumkan Nama SMANSA Denpasar di Kancah Dunia

Admin
Prestasi
SMA Negeri 1 Denpasar
Memuat gambar... Sabet Medali Emas di Thailand, I Putu Agnan Prayudha Harumkan Nama SMANSA Denpasar di Kancah Dunia

Kabar membanggakan kembali datang dari dunia prestasi internasional. Siswa SMA Negeri 1 Denpasar, I Putu Agnan Prayudha Widiantara dari kelas XI.10, sukses menorehkan tinta emas dengan meraih Gold Medal dalam ajang Thailand International Mathematical Olympiad (TIMO) 2026 yang berlangsung di Bangkok, Thailand, pada 5–9 Februari 2026.

Kompetisi TIMO bukanlah ajang sembarangan. Turnamen tahunan ini mempertemukan talenta-talenta matematika terbaik dari berbagai negara Asia, termasuk Malaysia, Thailand, dan Indonesia. Setelah melewati babak regional yang ketat di tingkat nasional, Agnan melaju ke babak final internasional di Bangkok.

Di sana, ia harus berhadapan dengan soal-soal tingkat tinggi. Agnan mengaku bahwa bagian Geometri adalah tantangan terberat baginya.

“Bagi saya yang paling sulit adalah geometri. Seringkali ada solusi tersembunyi dalam bentuk-bentuknya yang tidak langsung terlihat. Berbeda dengan materi lain yang lebih linear," ungkap Agnan.

Keberhasilan ini tidak datang secara instan. Agnan telah mempersiapkan diri secara intensif selama satu bulan penuh dengan alokasi waktu belajar minimal satu jam setiap harinya, di luar jam sekolah reguler. Strateginya adalah menuntaskan prioritas tugas sekolah terlebih dahulu sebelum membedah soal-soal olimpiade.

Dibalik ketenangannya di ruang ujian, Agnan menyebutkan bahwa sosok Ibu adalah inspirasi sekaligus pendorong utama.
"Sosok yang paling berkontribusi adalah Ibu saya. Beliau yang terus mendorong saya untuk berlatih soal, bahkan di saat saya merasa malas," kenangnya.

Bertanding secara langsung (offline) di Thailand memberikan tekanan mental tersendiri dibandingkan kompetisi daring. Jarak yang jauh dari rumah dan ekspektasi besar untuk membawa pulang hasil maksimal menjadi motivasi sekaligus tantangan bagi Agnan.

Saat pengumuman juara dilakukan, rasa lelah dan gugup itu berubah menjadi syukur yang luar biasa.
"Saya merasa sangat bahagia dan bersyukur. Persiapan panjang dan berbagai les yang saya ikuti membuahkan hasil yang manis. Bangga rasanya bisa membawa nama Indonesia dan Smansa Denpasar di panggung internasional," ujar peraih medali emas tersebut.

Tidak berhenti di Thailand, Agnan kini tengah membidik target baru. Ia bersiap untuk menghadapi kompetisi Gema Lomba Matematika (GLM) di Singaraja serta ajang bergengsi milik pemerintah, Olimpiade Sains Nasional (OSN), dengan harapan bisa kembali menyumbangkan juara.

Sebagai penutup, Agnan memberikan pesan motivasi bagi teman-teman di Smansa agar tidak takut pada matematika. Menurutnya, kunci utamanya adalah memiliki sumber motivasi yang kuat—baik itu keluarga maupun teman—untuk terus mencoba hal baru.

Kepala SMA Negeri 1 Denpasar, Bapak Rida, S.Pd., M.Pd., menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas izin dan dukungan yang diberikan hingga Agnan mampu mencapai titik ini. Prestasi ini membuktikan bahwa siswa Smansa tidak hanya mampu bersaing di tingkat lokal, namun juga memiliki taji di level internasional.

Selamat, Agnan! Smansa Bangga!